Jakarta, 18 Agustus 2013. Paguyuban Seruan Eling Bayumas (SERULING MAS) adalah paguyuban yang didirikan oleh Alm. Bp. Soesilo Soedarman, Bp. Alm. Surono, Bp, Alm. Soeparjo Roestam, dkk pada masa pemerintahaan Orde Baru. Paguyuban Seruling Mas juga merupakan komunitas putra-putri yang berasal dari eks. Karsidenan Banyumas yaitu: Kab. Banyumas, Kab. Purbalingga, Kab. Banjarnegara & Kab. Cilacap. Sebagai sebuah paguyuban yang bertujuan untuk mendorong peningkatan pembangunan di eks. Karsidenan Banyumas, Seruling Mas juga tidak pernah absen menggelar silaturahmi antar Paguyuban Seruling Mas dengan Warga Banyumas yang berdomisili di JABODETABEK.
Halal Bi Halal yang dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri Tahun 1434 H atau tahun 2013 kali ini dilaksanakan di Gedung Kautaman Pewayangan TMII pada tanggal 18 Agustus 2013, sehari setelah perayaan Pesta Kemerdekaan Republik Indonesia, dan satu 9 hari setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1434 H. Halal Bi Halal yang mengambil tema “Mikul Duwur Mendem Jero, Abot Enteng Disangga Bareng” kali ini sangat meriah dan dihadiri oleh ribuan Warga Banyumasan se-JABODETABEK. Hadir dalam acara tersebut antara lain: Bp. Wisnu Suhardono (Ketua Umum Seruling Mas), Bp. Soedjarwo Sudarmo (Wakil Ketua Umum SM), Bp. Fuad Bawazier (Pembina Seruling Mas), Para Pendiri Seruling Mas yang masih hidup, para pejabat, praktisi pendidikan, praktisi hukum, pengusaha yang berasal dari Banyumas, paguyuban-paguyuban Kabupaten/Kota se-eks. Karsidenan Banyumas dan warga eks. Karsidenan Banyumas di JABODETABEK.
Kesuksesan & kemeriahaan acara Halal Bi Halal tahun ini tidak lepas dari peran serta Paguyuban Perantau Purbalingga (PAPELING) yang mendukung sepenuhnya dalam kepanitian dan penyebaran informasi kegiatan. Kepanitiaan HBH Seruling Mas kali ini, hampir 90% orang-orang yang bekerja di kepanitiaan adalah anggota PAPELING.
Panitia mempersembahkan tata panggung yang apik, sajian makanan khas banyuasan yang ngangeni, dan kesenian-kesenian khas banyumasan, terutama yang berasal dari Kabupaten Purbalingga yaitu berupa kesenian kentongan yang tampil apik dan memukau perhatian para hadirin. Tampil juga dalam acara tersebut, tari-tarian khas Banyumasan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam kegiatan kali ini pun tersedia bazar jajanan khas Banyumasan serta pakaian dan aksesoris yang merupakan produk-produk yang merepresentasikan Budaya Banyumas. Juga tersedia doorprize menarik bagi para hadirin yang mendapat undian.
photo by Kang Sonny & bala’ne
-WaY’20130822-




























