Hujan deras yang melanda beberapa hari terakhir ini di Purbalingga dan sekitarnya mengakibatkan longsor, terrutama di desa Siwarak Kecamatan Karangreja, Purbalingga.
PAGANA (PAPELING Tanggap Bencana) dan PAPELING Korwil Purbalingga bergerak cepat memaksimalkan kemampuan untuk membantu saudara-saudara di desa Siwarak Tersebut.
Berdasarkan laporan Tim TAGANA Purbalingga, longsor yang terdampak parah terjadi di dukuh Sipetung Desa Siwarak. Warga yang terdampak longsor mengungsi di tiga tempat yaitu TPQ Miftahul Ulum, TPQ Sidadadi, TPQ Nurul Hikmah dan beberapa ada di rumah saudara mereka.
Total pengungsi sampai hari Selasa 26 Oktober 2022 tercatat 202 jiwa dari 63 kepala keluarga dengan rincian balita 32 jiwa, dewasa 150 Jiwa, ibu hamil 3 jiwa dan lansia 17 Jiwa. Longsor tersebut mengakibatkan beberapa rumah rusak namun tidak ada korban jiwa.
PAPELING sendiri menyalurkan kebutuhan yang diperlukan bagi pengungsi seperti Telor, Beras, Minyak, Tahu, Tempe, Biskuit, Mie Instan, Kopi, Gula, Air Mineral Gelas, sabun mandi, bawang putih dan tolak angin.
Bantuan diterima di posko pengungsian diterma oleh Bapak Sofan dari Dinsosdaldukkbp3A (Asistensi Sosial), beliau mengucapkan terima kasih dan mendoakan supaya semua anggota PAPELING dan jajaran nya diberikan kesehatan, umur panjang, dan rejeki yang berlimpah.
Menurut laporan kawan-kawan di Purbalingga, masih ada beberapa titik yang terdampak longsor yang belum ter ekspos.























