Paguyuban Perantau Purbalingga (PAPELING) adalah sebuah organisasi masa
yang didirikan pada 18 Desember 2010. Cikal
bakal PAPELING berawal dari sebuah komunitas di situs jejaring sosial Facebook.
Dari komunitas tersebut, munculah sebuah gagasan untuk membentuk sebuah
organisasi masa dan akhirnya terwujudlah sebuah organisasi masa dengan nama
Paguyuban Perantau Purbalingga (PAPELING).
Dalam
perkembangannya, di bawah kepemimpinan Ketua Umum I, Widi Harsono, pada periode
pertama, PAPELING telah melakukan berbagai kegiatan yang sudah diuraikan dalam
edisi Majalah Borobudur sebelumnya.Kepengurusan PAPELING periode II (2012 –
2015) telah dikukuhkan pada acara Milad PAPELING II pada tanggal 23 Desember
2013 bertempat di GOR Sasana Krida Handayani, Jakarta Barat.
Dalam
jangka waktu triwulan pertama di tahun 2013, ada beberapa program dan kegiatan
yang sudah dilakukan sesuai dengan road map kegiatan tahunan yang sudah
disepakati pada rapat perdana pengurus periode I di Kediaman Bp. Slamet
Sutrisno, pada tanggal 13 Januari 2013.
Berikut
ini beberapa hasil yang sudah tercapai sampai dengan awal april 2013:
Sekretariat Papeling, ditetapkannya sekretariat PAPELING yang baru
yang beralamat di Jl. Basoka Raya Blok I/1 No 10 Joglo – Kembangan, Jakarta
Barat.
Sekretariat Papeling
Pengurus Pusat PAPELING, berperan aktif dalam kegiatan Kopi Darat (KOPDAR) yang
dilakukan secara bergilir dari Korwil Jakarta Utara, Korwil Jakarta Pusat,
Korwil Jakarta Barat, Korwil Bekasi-Cikarang, Korwil Jakarta Timur, Korwil
Jakarta Selatan, Korwil Tangerang, dan Korwil Depok-Bogor. Dalam setiap KOPDAR
yang digelar oleh setiap korwil, dilakukan konsolidasi internal dan juga
mendorong program-program di korwil dengan system POAC (planning, Organized,
Action & Controlled).
in Action, Papeling Tanggap Bencana (PAGANA) adalah satuan tugas
(SATGAS) PAPELING yang mempunyai tugas khusus menyalurkan bantuan ketika
terjadi bencana alam. Hujan besar yang terjadi
di JABODETABEK pada 18 Januari 2013, mengakibatkan banjir di beberapa titik di
Jakarta. Ratusan bahkan mungkin ribuan rumah, perkantoran pemerintahan dan
swasta yg tidak kalah menariknya Obyek vital (OBVIT) seperti istana negara
tidak luput kena terjangan banjir. Beberapa tempat tinggal saudara-saudara
PAPELING juga terkena imbasnya seperti di jakarta barat, Jakarta utara dan
Bekasi. Pengurus & PAGANA merespon cepat
bencana tersebut. Dompet bantuan/donasi segera di buka dan di sosialisasikan.
Sebagai tim tangguh reaksi cepat tanggap bencana pd minggu 20 januari 2013
telah memberikan bantuan berupa sembako , baju layak pakai dan obat obatan di
kedua wilayah jakarta barat, jakarta utara dan Bekasi.
Tim PAGANA beraksi membantu Korban Banjir di Jakarta
satu road map program PAPELING periode II adalah pembentukan Yayasan PAPELING
sebagai payung hukum kegiatan PAPELING dalam bidang social kemanusiaan.
Pendirian Yayasan PAPELING sedang dalam proses dan dengan harapan di Bulan
April ini segala sesuatu yang menyangkut proses administrasi dapat
terselesaikan.
Silaturahmi dalam rangka pendirian Yayasan.
uraian-uraian di atas merupakan kegiatan inti dari PAPELING triwulan pertama di
tahun 2013. (Wahyu Triono)



















