Purbalingga – Arus balik perantau dari wilayah Banyumas Raya menuju Jakarta mulai berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026. Dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pasca mudik Lebaran, Bank Jateng memberikan bantuan transportasi berupa armada bus bagi para perantau.
Sebelum keberangkatan menuju terminal Pulogebang – Jakarta, para peserta dari Purbalingga terlebih dahulu berkumpul di Terminal Bulupitu Purwokerto. Di lokasi tersebut, mereka bergabung dengan para perantau dari sejumlah daerah lain di wilayah Banyumas Raya, yakni Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap.
Secara keseluruhan, program arus balik ini melibatkan sekitar 22 unit bus yang diberangkatkan secara bersama-sama menuju Jakarta. Sementara itu, khusus dari Purbalingga, sebanyak 50 penumpang difasilitasi menggunakan satu unit bus bantuan dari Bank Jateng.
Program bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat. Selain membantu mengurangi beban biaya perjalanan, fasilitas tersebut juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta selama perjalanan menuju ibu kota. Terlebih, pada masa arus balik, kebutuhan transportasi meningkat sehingga akses perjalanan menjadi lebih terbatas.
Ketua Umum PAPELING, Kang Izroil, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Jateng yang telah memfasilitasi bus untuk arus balik tahun 2026. Bantuan ini sangat membantu para perantau untuk kembali ke Jakarta dengan lebih mudah dan nyaman,” ujarnya.
Pihak penyelenggara menilai, dukungan dari Bank Jateng merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya para perantau yang menjadi bagian penting dalam roda perekonomian daerah. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dapat kembali ke tempat kerja dengan lebih tenang dan terorganisir.
Keberangkatan yang dipusatkan di Terminal Bulupitu Purwokerto juga berjalan tertib dengan pengaturan yang baik, sehingga ratusan bus dapat diberangkatkan secara terkoordinasi. Para peserta tampak antusias mengikuti program ini sebagai solusi transportasi yang aman dan efisien.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas, sehingga semakin banyak perantau yang merasakan manfaatnya.























