Purbalingga Mulai Akeh Kades Wadon

1
25

pilkades toyareka purbalinggaKaro nunggu up date ter anyar sing kayane arep mbritakna semangere lan antusiase keluarga besar Paguyuban Perantau Purbalingga sing agi ngrampungna rencana sing wis de kepengine kawit mbiyen ya kuwe ndadikna Paguyuban kiye dadi yayasan,kiye ana berita sekang daerahe dewek seputar minat masyarakat Purbalingga dadi Kades.

Para sedulur mesti ning wulan-wulan iki akeh sing pada mudhik merga pada esih melu nyoblos ning pemilihan kades ning desa kelairane dewek,iya mbok lur….
Nah,jajal wis pada ngerti apa urung ya nek saiki minat wong wadon ning daerah Purbalingga terutawa sekang Kalangan Ibu Rumah Tangga kepengin dadi kades jebulane wis mulai akeh.

Kyeh berita lengkape inyong jukut sekang Humas Purbalingga langsung:

Minat ibu rumah tangga menjadi kepala desa cukup tinggi. Dari 36 peserta
perempuan, ibu rumah tangga menempati urutan pertama dengan jumlah
sebanyak 8 orang. Kemudian disusul profesi wiraswasta 6, pedagang 5 dan
selebihnya profesi lain.

Demikian hasil analisa Bagian Humas
Setda Purbalingga atas data hasil pilkades tahap I tahap II. Pilkades
tahap I diselenggarakan 3 Pebruari 2013 di 75 desa dengan jumlah calon
seluruhnya 201 orang, sedang tahap II diselenggarakan 10 Pebruari 2013
di 69 desa dengan jumlah calon 191 orang.
“Dari
36 perempuan itu, hanya 11 yang orang yang terpilih. 11 perempuan kades
terpilih ini, dua diantaranya dari ibu rumah tangga, 3 dari PNS, 2
wiraswasta, 2 pedagang dan selebihnya dari swasta (1) dan mantan kades
(1), ” ujar Kepala Sub Bagian Analisis dan Kemitraan Media pada Bagian
Humas Setda Purbalingga, Ir Prayitno MSi, Kamis (14/2).
Prayitno
mengatakan partisipasi perempuan dalam Pilkades Tahap II tidak sebanyak
Pilkades Tahap I, yaitu 17 orang , sementara untuk Pilkades Tahap 1 ada
18 perempuan. Hanya saja, dari pada Pilkades Tahap II, yang berhasil
menjadi kepala desa jauh lebih banyak.
“Jika pada Tahap I hanya 4 perempuan yang berhasil menjadi kades, pada Tahap II ada sebanyak 7 orang yang berhasil,” ungkapnya.
Jika
dibandingkan laki-laki, partisipasi perempuan dalam Pilkades Tahap I
dan II hanya 9,18 %. Sedangkan jumlah perempuan yang sukses menjadi
kades hanya 7,63 %.

Sementara itu,
lulusan SLTA ternyata mendominasi calon kepala desa perempuan, yaitu 20
orang dari 36 peserta atau 55,55 %. Sementara untuk kades terpilih
perbandingan lulusan SLTA dan Sarjana seimbang yaitu 4 : 4.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here