Dinamika Papeling, Sebuah Cara Untuk Berkembang

2
52

PAPELING adalah sebuah organisasi masa kedaerahan. Sebuah organisasi tidak terlepas dari sebuah dinamika, demikian halnya dengan PAPELING. Dinamika PAPELING yang harus dikelola secara cerdas dan konstruktif adalah terletak pada konflik yang sering timbul. Tidak semua konflik bersifat destruktif, malah jika dikelola dengan cerdas dan baik justru akan meningkatkan produktifitas Paguyuban.

Sebuah organisasi, tentu tidak akan pernah menjadi besar jika anggotanya hanya berfikir bahwa keberadaanya dalam organisasi tersebut hanya didasarkan atas kesamaan nasib belaka.
Tentu dalam perjalananya anggota organisasi yang seperti itu haruslah melakukan redefinisi atas eksistensinya tersebut. Persamaan tujuan, salah satu hal yang bisa memacu semua anggota organisasi untuk lebih memajukan organisasinya.Ketika semua anggota sudah memiliki pandangan yang sama tentang goal set yang akan dicapai organisasinya, maka dinamika organisasi barulah dimulai. bukan berarti persamaan kepentingan dan tujuan hanya akan melahirkan sebuah bentuk kerjasama yang solid, justru memungkinkan sekali timbul friksi tentang bagaimana cara pencapaian tujuan tersebut.
Konflik adalah pertentangan atau antagonisme antar satu individu/kelompok dengan individu/kelompok lainnya. Konflik bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti, saling ketergantungan tugas, aspirasi yang tidak tertampung, ketidakpuasan, perasaan ktidakadilan, distorsi komunikasi, tidak adanya pedoman atau kurang transparannya sesuatu. Penyebab konflik tersebut jika tidak ditangani dengan baik hasilnya adalah destruktif, tetapi dengan penanganan yang cerdas dan tepat, makan konflik tersebut bisa menjadi sebuah energi untuk membantun organisasi yang lebih kuat (konstruktif). Bagaimana menangani dan mengedalikan konflik?

Mengelola Paguyuban bukan hal yang gampang? Diperlukan waktu, tenaga, pikiran dan kerjasama yang baik untuk bisa memajukan sebuah Paguyuban. Juga, bagaimana me-manaj konflik dengan baik setelah kita tahu akar permasalahannya dan penyebabnya. Ada beberapa cara yang cukup baik untuk mengendalikan konflik antara lain: sering mengadakan musyawarah, komunikasi dua arah yang luwes dengan mengedepankan kebersamaan, memberi keadilan pada semua lini, transparansi, dan penghargaan terhadap semua aspirasi yang perlu dikomunikasikan.

Apresiasi, kerjasama dan komunikasi anggota terhadap pengurus dan sebaliknya perlu dilakukan demi kemajuan Paguyuban. Mari kita bangun komunikasi yang baik, transparant, saling menghargai dengan mengedepankan musyawarah demi kemajuan PAPELING.
Terima Kasih.

note: Dari berbagai sumber

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here