Membangun PAPELING Dengan Konsep Fisika

0
47
favicon

Dalam Fisika, kita mengenal beberapa hukum. Ada hukum Archimides, ada hukum Coloumb, ada Hukum Newton, dan lain sebagainya. Salah satu yang menjadi ketertarikan saya adalah Hukum Coloumb dimana kalimatnya berbunyi kurang lebih “ Besarnya gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua muatan sebanding dengan besarnya muatan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kudrat jaraknya” atau jika dituliskan secara matematis F = k*q1*q2/(r*r)

Mengapa konsep ini saya usulkan buat Papeling? Papeling adalah sebuah organisasi masa yang sifatnya kedaerahan dan non profitable. Tidak ada value atau nilai profit/keuntungan materi yang bisa kita dapatkan dari PAPELING. Tapi ada hal yang bisa kita dapatkan yang nilainya lebih dari itu, yaitu rasa kedaerahan, rasa silaturahmi, rasa kebersamaan, rasa senasib-sepenanggungan dan yang utama rasa bangga karena bisa bicara “ngapak” dengan sesama anggota.

Dengan kesadaran dan variabel-variabel itu penulis punya keyakinan PAPELING bisa tumbuh pesat. Mengapa? Coba mari kita telaah bersama. Sebuah organisasi akan tumbuh pesat dan kuat jika ada kekuatan interaksi di dalamnya. Semakin kuat Gaya interaksinya, akan semakin kuat pula ormasnya. Tentunya interaksi yang positif. Dengan menggunakan metoda Fisika yakni dengan menerapkan Hukum interaksi-nya Coloumb, F = k*q1*q2/(r*r) , dimana jika kita terapkan dalam ormas PAPELING dengan asumsi.

F = Gaya interaksi

K = konstanta rasa kedaerahan, dan sifatnya tetap

Q1 = variable muatan atau potensi yang ada di anggota yang satu

Q2 = variable muatan atau potensi yang ada di anggota lainnya

R = variable jarak kedekatan antara anggota.

Secara matematis, jika muatan atau potensi yang pada anggota satu dan yang lainnya memiliki nilai yang tinggi di tambah variable jarak kedekatan antara anggota yang kecil makan akan semakin tinggi Gaya interaksinya. Tapi sebaliknya jika muatan atau potensi yang ada di anggota kecil dan juga jarak kedekatan antara anggota besar maka semakin kecil Gaya interaksinya dan semakin rapuh PAPELING.

Karenanya, mari kita gali potensi diri kita masing-masih. Dan mari kita tanggalkan segala perbedaan strata sosial (pangkat, golongan, kekayaan). Dalam paguyuban PAPELING semua sama. Dengan menanggalkan strata sosial, kedekatan antar anggota semakin rapat/kecil. Dengan demikian Gaya interaksi antar anggota semakin tinggi dan papeling semakin solid. Mudah-mudahan.

-Inyong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here