Home » » Tentang papeling

Tentang papeling

Written By Darmanto on 19/01/11 | 05.46


   Dengan Rahmat dan Ridho Allah SWT, pada tanggal 18 Desember 2010 bertepatan
dengan HAUL kota Purbalingga yang ke-180, kami warga Purbalingga yang berada
di perantauan resmi membentuk suatu Organisasi Sosial Kemasyarakatan yang ide awalnya sebagai Sarana untuk Temu Kangen dan Silaturahmi antar warga perantauan yang berasal dari Purbalingga dengan nama:
PAGUYUBAN PERANTAU PURBALINGGA  ( PAPELING )

  Ide dan gagasan pendirian Paguyuban berawal dari Group Komunitas Facebooker yang ingin GROUP PAPELING diwujudkan di kehidupan yang nyata untuk dapat berkarya nyata dan diharapkan tetap eksis tidak hanya ada di dunia maya (Facebook), akhirnya berdasarkan kesepakatan bersama diadakanlah KOPDAR PERDANA yang telah terlaksana dengan baik dan sukses pada : Sabtu, 25 Desember 2010. ntuk itu dengan ini kami uraikan Visi & Misi, Anggaran dan Anggaran Rumah Tangga PAGUYUBAN PERANTAU PURBALINGGA yang disusun secara sederhana.

                             VISI DAN MISI PAPELING

V I S I :
SEBAGAI SARANA/ WADAH SILATURAHMI DAN KOMUNIKASI SESAMA WARGA ASAL PURBALINGGA (JATENG), YANG MERANTAU/ BERTEMPAT TINGGAL JAUH DARI TEMPAT ASALNYA (DI PERANTAUAN) AGAR TETAP TERJALIN SILATURAHMI DAN KOMUNIKASI SERTA KEAKRABAN SEHINGGA TETAP TERBINA DAN TERBANGUN PERSAUDARAAN ANTAR SESAMA WARGA PURBALINGGA.

M I S I :
(1) Menjadi wadah sosial kemasyarakatan dalam ruang lingkup warga asal Purbalingga yg ada di perantauan guna mendorong terciptanya suasana kebersamaan antar anggota dengan latar belakang status sosial dan karakter yang berbeda-beda sehingga dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap daerah asal yaitu Purbalingga.

(2) Menjadi wadah yang dapat memberikan pencerahan kepada setiap anggotanya dan masyarakat asal Purbalingga yg ada di perantauan untuk dapat mendukung dan ikut berkontribusi dalam pembangunan untuk kemajuan daerah asal yaitu Purbalingga.

(3) Menjadi wadah yg bisa mempelopori solidaritas dan jiwa sosial yang tinggi sehingga bisa saling berbagi/ gotong royong dan saling menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan antar anggota Papeling dan masyarakat Purbalingga pada umumnya.

(4) Menjadikan wadah Papeling sebagai ajang untuk bertukar informasi umum, agama, budaya, kesenian yang ada di masyarakat asal Purbalingga dan Indonesia
pada umumnya secara langsung atau melalui situs jejaring sosial Facebook, Twitter dll.
                        ANGGARAN DASAR PAPELING
 

    Pasal 1
   N A M A
   Perhimpunan ini bernama PAGUYUBAN PERANTAU PURBALINGGA berkedudukan
di Jakarta, selanjutnya disebut/ disingkat PAPELING.
    Pasal 2
    LAMBANG & MOTTO PAGUYUBAN

          Lambang PAGUYUBAN PERANTAU PURBALINGGA terdiri dari :

GUNUNG : Melambangkan kabupaten Purbalingga terletak di bawah
naungan Gunung Slamet.

KALI : Melambangkan wilayah Purbalingga di lintasi  aliran kali yaitu Klawing.

KUDI : adalah alat potong tradisional khas Purbalingga.

WARNA DASAR BIRU : Melambangkan kedamaian dan kenyamanan.

                            MOTTO PAPELING
“AYUH PADA BARENG-BARENG BEBRAYAN NANG PERANTOAN”

Pasal 3
KEDUDUKAN DAN WILAYAH KERJA

(1) PAPELING berkedudukan di kota Jakarta - Indonesia.
(2) PAPELING berwilayah kerja mencakup Kota JaBoDeTaBek dan sekitarnya.

Pasal 4
W A K T U

PAPELING dibentuk pada tahun 2010, dan didirikan untuk jangka waktu
yang tidak ditentukan.

Pasal 5
BENTUK DAN SIFAT

(1) PAPELING berbentuk paguyuban.
(2) PAPELING bersifat mandiri, demokratis, kekeluargaan, bebas, bertanggung jawab, dan tidak berafiliasi dengan organisasi manapun.
(3) PAPELING bersifat terbuka untuk bekerjasama dengan organisasi lain berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan.

Pasal 6
DASAR DAN ASAS

(1) PAPELING berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
(2) PAPELING berasaskan pada nilai-nilai sosial yang menjunjung tinggi persaudaraan, kejujuran, keadilan, kebenaran, dan solidaritas.

Pasal 7
MAKSUD DAN TUJUAN

(1) Maksud pendirian PAPELING adalah menyediakan wadah bagi masyarakat yang
berasal dari Purbalingga untuk dapat bersosialisasi, bersilaturahmi, berkomunikasi
dan/atau saling bertukar informasi umum atau informasi tentang daerah asal
yaitu Purbalingga.
(2) Tujuan pendirian PAPELING adalah :
a. Meningkatkan dan memelihara ikatan silaturahmi yang erat di antara masyarakat
yang berasal dari Purbalingga yang berada di perantauan.
b. Menjalin Komunikasi dan bekerjasama antar sesama warga asal Purbalingga
di perantauan untuk dapat berperan serta/ mendukung pembangunan di Purbalingga.

Pasal 8
ASET, PEMANFAATAN DAN PENGALIHAN

(1) Aset PAPELING adalah semua kekayaan dan harta benda yang diperoleh dari sumber yang sah dan halal, yang terdiri dari pangkal kekayaan, iuran anggota, hasil usaha serta sumbangan dan perolehan lainnya yang tidak mengikat.

(2) Aset PAPELING dimanfaatkan hanya untuk kepentingan pelaksanaan program dan kegiatan yang disetujui oleh Rapat Umum Anggota.

(3) Dalam hal PAPELING berubah menjadi suatu organisasi berbentuk lain, pengalihan aset diputuskan melalui Rapat Umum Anggota.
   Pasal 9
   KELEMBAGAAN ORGANISASI
  Lembaga PAPELING terdiri atas tiga unsur yaitu:

     ANGGOTA, DEWAN PENASEHAT DAN PENGURUS HARIAN.
     Pasal 10
    ANGGOTA
(1) Anggota PAPELING merupakan unsur tertinggi.
(2) Kedaulatan tertinggi dilaksanakan melalui mekanisme Rapat Umum Anggota.
(3) Persyaratan keanggotaan, wewenang, dan tanggung jawab diatur dengan
Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 11 

RAPAT UMUM ANGGOTA
(1) Rapat Umum Anggota merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan PAPELING.
(2) Rapat Umum Anggota dianggap sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya
setengah dari jumlah anggota ditambah satu.
(3) Keputusan Rapat Umum Anggota ditetapkan dengan cara musyawarah
untuk mufakat.
(4) Dalam hal cara tersebut dalam ayat (3) tidak tercapai, keputusan diambil dengan persetujuan sekurang-kurangnya setengah dari jumlah anggota yang hadir
ditambah satu.
(5) Rapat Umum Anggota dapat diselenggarakan setiap saat apabila diperlukan, dan diusulkan oleh sekurang-kurangnya setengah dari jumlah anggota ditambah satu.
(6) Rapat Umum Anggota diselenggarakan paling sedikit satu kali dalam 1 (satu) tahun.
(7) Rapat Umum Anggota berwenang :
a. Menyusun, mengubah, menetapkan, dan mengesahkan Anggaran Dasar
dan Anggaran Rumah Tangga.
b. Memilih dan memberhentikan Dewan Penasehat dan Pengurus Harian.
c. Mengesahkan rencana/ program kerja dan anggaran Paguyuban.
     Pasal 12
    DEWAN PENASEHAT
(1) Dewan Penasehat merupakan lembaga perwakilan anggota PAPELING.
(2) Persyaratan keanggotaan, wewenang, dan tanggung jawab Dewan Penasehat iatur dengan Anggaran Rumah Tangga.
(3) Dewan Penasehat berfungsi sebagai penasehat yang memberi wawasan,
pertimbangan, dan arahan.
(4) Keputusan Dewan Penasehat diambil melalui Rapat Dewan Penasehat.
    Pasal 13
    RAPAT DEWAN PENASEHAT
(1) Rapat Dewan Penasehat dianggap sah apabila dihadiri oleh sekurangkurangnya
setengah dari jumlah anggota Dewan Penasehat ditambah satu.
(2) Keputusan Rapat Dewan Penasehat ditetapkan dengan cara musyawarah
untuk mufakat.
(3) Dalam hal cara tersebut dalam ayat (2) tidak tercapai, keputusan diambil dengan persetujuan sekurang-kurangnya setengah dari jumlah anggota yang hadir
ditambah satu.
(4) Rapat Dewan Penasehat dapat diselenggarakan setiap waktu apabila diperlukan,
dan diusulkan oleh sekurang-kurangnya setengah anggota Dewan Penasehat
ditambah satu.
(5) Rapat Dewan Penasehat diselenggarakan paling sedikit satu kali
dalam 1 (satu) tahun.
(6) Rapat Dewan Penasehat berwenang :
a. Menampung dan menyalurkan aspirasi Anggota kepada Pengurus Harian.
b. Menerima, mengkaji, dan menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran Pengurus Harian.
c. Mengawasi, menerima laporan, dan mengevaluasi kinerja Pengurus Harian.
    Pasal 14
    PENGURUS HARIAN
(1) Pengurus Harian merupakan lembaga operasional.
(2) Persyaratan keanggotaan, wewenang, dan tanggung jawab Pengurus Harian diatur dengan Anggaran Rumah Tangga.
(3) Pengurus Harian berfungsi sebagai koordinator dan pelaksana kegiatan.
(4) Pengurus Harian dipimpin oleh seorang Ketua yang pemilihannya diatur
dalam Anggaran Rumah Tangga.
     Pasal 15
     TAHUN BUKU DAN LAPORAN
(1) Tahun buku dimulai pada tanggal 1 Januari dan berakhir pada tanggal 31 Desember.
(2) Laporan perkembangan organisasi dan pertanggunganjawab aset disampaikan oleh Pengurus Harian kepada Anggota melalui Rapat Umum Anggota.
    Pasal 16
    PERUBAHAN DAN PENAMBAHAN
    Perubahan dan atau penambahan ketentuan Anggaran Dasar dilakukan dan disahkan melalui Rapat Umum Anggota yang secara khusus diselenggarakan untuk
maksud tersebut.
    Pasal 17
    PERATURAN PERALIHAN
   Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur di dalam Anggaran Dasar ini,
atau di dalam Anggaran Rumah Tangga nantinya, akan diputuskan melalui
Rapat Umum Anggota.
   Pasal 18
   PENUTUP
   Anggaran Dasar ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Dirumuskan di : Jakarta
Pada tanggal : 16 Januari 2011

                                    ANGGARAN RUMAH TANGGA PAPELING
   BAB I
   KEANGGOTAAN
    Pasal 1
   PERSYARATAN
(1) WNI asal Purbalingga atau keturunan dari Purbalingga dan/atau beristrikan/bersuamikan warga asal Purbalingga dapat menjadi anggota tetap PAPELING.
(2) Warga sebagaimana dimaksud pada ayat 1 berusia sekurang-kurangnya 16 (enam belas) tahun dan berdomisili di JaBoDeTaBek dan sekitarnya.
    Pasal 2
    TATA CARA
     Untuk menjadi Anggota diwajibkan:
(1) Mengisi formulir berisi pernyataan menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran
RumahTangga PAPELING.
(2) Melengkapi dokumen dan persyaratan administrasi yang ditetapkan.
    Pasal 3
Permohonan menjadi anggota tidak dapat dikabulkan apabila:
(1) Calon ternyata merupakan anggota dari organisasi terlarang.
(2) Calon ternyata terlibat dalam tindak pidana menurut hukum yang berlaku.
    Pasal 4
    JENIS KEANGGOTAAN
   Menurut jenisnya, status keanggotaan dapat dibedakan menjadi :
(1) Anggota Tetap Paguyuban yaitu Anggota sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1.
(2) Anggota Group di Facebook, yaitu Anggota yang bergabung di Group Papeling di FB akan tetapi karena berdomisili jauh dari wilayah kerja PAPELING dan menyatakan
keinginannya untuk tetap menjadi anggota.
    Pasal 5
    KEWAJIBAN ANGGOTA
Setiap Anggota PAPELING berkewajiban :
a. Menjaga nama baik PAPELING;
b. Menghormati dan taat pada hukum di Indonesia;
c. Mentaati peraturan PAPELING;
d. Mendukung & ikut berpartisipasi aktif di semua program PAPELING;
e. Menghindarkan diri dari setiap perbuatan yang dapat merugikan PAPELING;
f. Membayar iuran wajib keanggotaan PAPELING.
    Pasal 6
    HAK ANGGOTA
Setiap Anggota memiliki hak:
a. Mengajukan pendapat, usul dan saran yang positif secara lisan dan atau tertulis;
b. Memilih dan dipilih menjadi pengurus PAPELING;
c. Mendapatkan perlindungan dan perlakuan sama berdasarkan prinsip kesetaraan;
d. Berpartisipasi pada kegiatan PAPELING.
     BAB II
     LARANGAN DAN BATASAN
    Pasal 7
    Setiap anggota Papeling dilarang :
a. Melakukan perbuatan yang bertentangan dengan AD/ART dan peraturan
PAPELING lainnya;
b. Menimbulkan suasana tidak sehat yang dapat merusak persatuan dan kerukunan;
c. Menghasut, menimbulkan kebencian, permusuhan dan atau perpecahan;
d. Menghalangi dan atau menghambat program kerja PAPELING.
   BAB III
   SANKSI
   Pasal 8
  Jenis sanksi yang dapat dijatuhkan terhadap setiap pelanggaran dapat berupa:
a. Peringatan secara Lisan, dan atau
b. Peringatan secara Tertulis.
   Pasal 9
(1) Dewan Penasehat wajib menerima pengaduan, dan memeriksanya secara seksama.
(2) Penyelesaian dan atau penjatuhan sanksi oleh Dewan Penasehat atas setiap kasus dilakukan seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya.
    Pasal 10
(1) Penjatuhan sanksi dilakukan oleh Dewan Penasehat, setelah mendengar saksi-saksi dan pembelaan diri dari Pelaku.
(2) Pembelaan diri sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) disampaikan pada Rapat
Dewan Penasehat yang khusus diadakan untuk maksud tersebut.
    Pasal 11
(1) Status keanggotaan dicabut sementara apabila pelaku pelanggaran dalam waktu 30 (tiga puluh) hari tidak mengindahkan Peringatan Tertulis.
(2) Status keanggotaan dicabut tetap apabila dalam 30 (tiga puluh) hari setelah  diberhentikan sementara Pelaku masih melakukan pelanggaran.
   BAB IV
   AKHIR KEANGGOTAAN
   Pasal 12
   Status Keanggotaan berakhir dan atau dapat dibatalkan karena:
a. atas permintaan sendiri;
b. pindah domisili yang jauh dari wilayah kerja PAPELING;
c. meninggal dunia;
d. terbukti melakukan tindak pidana kriminal;
e. melakukan perbuatan terlarang yang bertentangan dengan visi dan misi PAPELING
    BAB V
    PEMILIHAN DEWAN PENASEHAT
    Pasal 13
(1) Dewan Pembina dipilih oleh Anggota dalam suatu Rapat Umum Anggota yang khusus diselenggarakan untuk maksud tersebut.
(2) Dewan Penasehat terpilih, memilih Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris Dewan Penasehat.
    BAB VI
    PEMILIHAN KETUA PENGURUS HARIAN DAN PEMBENTUKAN JAJARAN KERJA
   Pasal 14
(1) Ketua Pengurus Harian dipilih oleh Anggota melalui Rapat Umum Anggota yang
diselenggarakan untuk maksud tersebut.
(2) Ketua Pengurus Harian terpilih, membentuk jajaran kerja pelaksana
tugas-tugas organisasi.
   BAB VII
   MASA KEPENGURUSAN
  Pasal 15
(1) Anggota Dewan Penasehat dan Pengurus Harian diangkat untuk
masa tugas  2 (dua) tahun.
(2) Pengurus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diangkat berdasarkan Surat
Keputusan Ketua Dewan Penasehat.
   BAB VIII
   KOMUNIKASI
   Pasal 16 

   MEDIA
   Komunikasi organisasi dapat dilakukan melalui media Facebook yang tersedia dan
disepakati bersama.
   Pasal 17
   NORMA
   Komunikasi dilakukan secara patut, menjunjung tinggi kehormatan orang lain dan
memperhatikan kaidah, tatacara dan sopan santun.
   Pasal 18
   MATERI
(1) Materi yang dapat dikomunikasikan melalui Facebook adalah hal-hal umum,
pengumuman atau berita bermanfaat yang patut diketahui anggota.
(2) Materi yang boleh dikomunikasikan melalui Facebook adalah hal-hal yang tidak berpotensi menimbulkan perpecahan.
   Pasal 19
   PENGAWASAN
(1) Pengelola wajib memberikan Teguran bila komunikasi facebook sudah menimbulkan hal-hal yang tidak patut, dan diduga dapat menimbulkan perpecahan.
(2) Pengelola Facebook sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), wajib memberikan
Teguran Kesatu, Teguran Kedua dan Teguran Ketiga kepada orang yang diduga
bermaksud akan menimbulkan masalah.
(3) Teguran sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), diberikan atas sepengetahuan
Dewan Penasehat.
(4) Dalam hal pelaku tidak mengindahkan teguran, Pengelola Facebook dapat mengambil tindakan yang dipandang perlu untuk menegakkan peraturan.
   BAB IX
   LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
   Pasal 20
  Dalam upaya mewujudkan profesionalisme dan transparansi, Pengurus Harian,
menyampaikan Laporan Pelaksanaan Program dan Tugas melalui Rapat Umum Anggota.
   Pasal 21
  Kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 berlaku pula terhadap
Dewan Penasehat.
   Pasal 22
Laporan Pengurus Harian dan Laporan Dewan Penasehat pada pokoknya berisi
informasi tentang:
a. perkembangan organisasi;
b. pelaksanaan program dan kegiatan;
c. pertanggungjawaban kekayaan organisasi.
   BAB X
   PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
  Pasal 23
(1) Perubahan ketentuan Anggaran Rumah Tangga ini hanya dapat dilakukan melalui
Rapat Umum Anggota yang secara khusus diselenggarakan untuk maksud tersebut.
(2) Perubahan sebagaimana dimaksud ayat (1) hanya dapat dilakukan bila terdapat
alasan nyata yang menyebabkan perlunya perubahan.
      BAB XI
    KETENTUAN PERALIHAN
    Pasal 24
(1) Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur di dalam Anggaran Rumah
Tangga, akan diatur dalam Peraturan Dewan Penasehat.
(2) Semua peraturan yang ada tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini.
 

     BAB XII
    PENUTUP
    Pasal 25
   Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Dirumuskan di : Jakarta
Pada tanggal : 16 Januari 2011
 Semoga informasi ini bermanfaat buat yg baru mengenal PAPELING
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Design by: Darmanto.com - Copyright © 2011. Paguyuban Perantau Purbalingga - PAPELING
Powered by Blogger